Culture Shock dalam Komunikasi Antarbudaya Studi Kasus Pada Ikatan Pelajar Mahasiswa Asal Kabupaten Ende di Kupang)

SUSU, Eudoksia (2020) Culture Shock dalam Komunikasi Antarbudaya Studi Kasus Pada Ikatan Pelajar Mahasiswa Asal Kabupaten Ende di Kupang). Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (733kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (231kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (252kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (40kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (472kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (50kB)
[img] Text
BAB VI & DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (201kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul "CULTURE SHOCK DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA (Studi kasus Pada Ikatan Pelajar Mahasiswa Asal Kabupaten Ende di Kupang)". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh culture shock yang dialami oleh mahasiswa Ende diawal pergaulannya dengan mahasiswa asal Kupang. Culture shock atau gegar budaya merupakan penyakit yang diderita oleh orangorang yang berpindah secara tiba-tiba dari lingkungan asalnya ke lingkungan baru. Salah satu penyebab culture shock yakni perbedaan bahasa yang dialami oleh mahasiswa Ende. Sehingga hal ini menyebabkan rasa putus asa, kedemasan yang berkelebihan, dan rasa ketidakpastian. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu "Bagaimana culture shock yang dialami olehahasiswa Ende ketika berkomunikasi dengan mahasiswa asal Kupang?". Mengacu pada rumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian adalah untuk mengetahui culture shock yang dialami oleh mahasiswa Ikatan Pelajar Mahasiswa Asal Kabupaten Ende (Ipelmen) ketika berkomunikasi dengan mahasiswa asal Kupang. Metode penelitian adalah metode studi kasus dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan dipilih berdasarkan teknik pengambilan sampel purposif yang berjumlah 8 orang dengan rindian 3 orang badan pengurus dan 5 orang aggota aktif. Konstruk penelitian ini adalah culture shock dalam komunikasi antarbudaya yang dialami oleh mahasiswa Ende ketika berkomunikasi dengan mahasiswa asal Kupang dengan tiga indikator yaitu rasa putus asa, kecemaaan yang berkelebihan, dan rasa keridakpastian. Dari hasil penelitian diketahui bahawa mahasiswa Ende yang bergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Asal Kabupaten Ende (Ipelmen) pernah mengalami culture shock diawal pergaulannya dengan mahasiswa asal Kupang. Hal utama yang menjadi penyebabnya adalah perbedaan bahasa dan dialek yang digunakan sebelumnya. Diawal pergaulannya, mahasiswa Ende sering ditertawakan karena penggunaan bahasa dan dialek yang dianggap lucu oleh mahasiswa Kupang sehingga ini menimbulkan rasa putus asa pada mahasiswa Ende yang ditandai dengan lebih memilih diam pada saat teman lain asyik berbicara, dan beranggapan untuk enggan belajar bahasa Kupang.. Mahasiswa Ende juga mengalami rasa ketidakpastian yang dilihat dari kurangnya rasa percaya diri dalam pergaulan, selalu mengurungkan niat ketika hendak menanyakan atau menyampaikan sesuatu, dan merasa risih dengan pembicaraan mahasiswa Kupang yang notabenenya menggunakan bahasa Kupang. Berdasarkan pemaparan di atas maka kesimpulannya adalah mahasiswa Ende sering mengalami culture shock diawal pergaulannya dengan mahasiswa asal Kupang sehingga menimbulkan rasa putus asa, kecemasan dan rasa ketidakpastian. Hal yang menjadi penyebab utamanya adalah perbedaan bahasa dan dialek. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menggunakan bahasa baku dalam pergaulan sehingga komunikasi yang dilakukan lebih efektif dan bisa mengurangi culture shock pada pribadi mahasiswa perantauan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Perpustakaan UNWIRA
Date Deposited: 06 Jul 2026 03:59
Last Modified: 06 Jul 2026 03:59
URI: http://repositori.unwira.ac.id/id/eprint/24735

Actions (login required)

View Item View Item