SAY, Heru William (2025) Upaya Kepolisian dalam Penanggulangan Tindak Pidana Kekerasan yang dilakukan Secara Berkelompok di Wilayah Hukum Polresta Kupang Kota. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (384kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (514kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (647kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (517kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (575kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (386kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA DAN SURAT BEBAS PLAGIASI.pdf Download (556kB) |
Abstract
Tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara berkelompok di Kota Kupang merupakan fenomena yang marak terjadi selama tiga tahun terakhir. Dalam Pasal 170 Kitab Undang Undang Hukum Pidana Mengatur Tentang Tindak Pidana Pengeroyokan, menegaskan bahwa barang siapa yang dimuka umum bersama sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dihukum penjara selama salamanya lima tahun enam bulan. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepolisian Resor Kota Kupang Kota, kasus kekerasan yang dilakukan secara berkelompok yang terjadi selama tiga tahun terakhir dari 2021 sampai 2023 sejumlah 633 kasus. Sebanyak 621 kasus telah diselesaikan, yang belum diselesaikan sebanyak 12 kasus. Masalah dalam penelitian ini adalah Upaya Kepolisian Dalam Penanggulangan Tindak Pidana Kekerasan Yang Dilakukan Secara Berkelompok Di Wilayah Hukum Polresta Kupang Kota. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui serta menganalisis upaya dan hambatan yang dialami Kepolisian Resor Kota Kupang Kota dalam penanganan tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara berkelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, yaitu menggunakan data primer melalui penelitian secara langsung dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian yang didapat dalam penelitian ini menunjukan bahwa upaya Kepolisian Resor Kota Kupang Kota dalam memanggulangi tindak pidana kekerasan secara berkelompok melalui upaya preemtif ada 3 upaya yaitu melalui Sosialisasi dan penyuluhan hukum, penyebaran pesan moral dan pendekatan tokoh masyarakat, upaya preventif ada 3 upaya yaitu melalui peningkatan patroli dan pemantauan serta pengawasan dan melalui program polisi rukun warga (RW), upaya represif ada 3 upaya yaitu penyelidikan dan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian, penyidikan, penyitaan, penggeledaan, penangkapan dan penahanan. Hambatan atau kendala yang dialami Kepolisian Resor Kota Kupang Kota dalam penelitian ini menunjukan bahwa dari segi faktor hukum dan faktor kebudayaan tidak mengalami hambatan yang menjadi hambatan bagi Kepolisian Resor Kota Kupang Kota dalam menanggulangi tindak pidana kekerasan yang di lakukan secara berkelompok disebabkan oleh 3 faktor, 1) faktor penegak hukum; aspek kuantitasnya yaitu dilihat dari jumlah aparat kepolisian dalam hal ini penyidik yang tidak memadai, 2) faktor sarana atau fasilitas yang mendukung penegak hukum; fasilitas kendaraan operasional yang dimiliki kurang memadai, 3) faktor masyarakat; rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kekerasan, kurangnya partisipasi pada kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum dan sikap tidak melaporkan tindak pidana kekerasan secara berkelompok karena berbagai alasan. Kesimpulan upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara berkelompok Kepolisian Resor Kota Kupang Kota melakukan 3 upaya preemtif, 3 upaya preventif, dan 3 upaya represif. Hambatan dalam menanggulangi tindak pidana secara berkelompok disebabkan oleh 3 faktor yaitu faktor penegak hukum, faktor sarana atau fasilitas yang mendukung penegak hukum, dan faktor masyarakat. Saran dari penulis dalam melakukan sosialisasi alangkah baiknya dilakukan ditenga tengah masyarakat sehingga partisipasi dari masyarakat lebih banyak, Kepolisian Resor Kota Kupang Kota harus lebih aktif di lingkungan masyarakat pada dunia pergaulan dengan membuat komunitas anak muda yang positif dan juga harus memperhatikan anggota dalam hal ini penyidik dan meninjau kembali sarana atau fasilitas guna mempermudah pekerjaan anggota di lapangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Upaya, Hambatan, Kekerasan yang dilakukan secara berkelompok |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Hukum |
| Depositing User: | Heru William Say |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 13:38 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 13:38 |
| URI: | http://repositori.unwira.ac.id/id/eprint/23836 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
