Pengaruh Penambahan Fly Ash sebagai Subtitusi Semen dan Penambahan Serat Buah Lontar terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton

TOKAN, Fransiska Adinda Bengan (2025) Pengaruh Penambahan Fly Ash sebagai Subtitusi Semen dan Penambahan Serat Buah Lontar terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (862kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (398kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (720kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (801kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (276kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA DAN BEBAS PLAGIAT.pdf

Download (412kB)

Abstract

Untuk meningkatkan kualitas beton guna memenuhi tuntutan konstruksi modern seperti gedung bertingkat, inovasi pada material penyusun terus dikembangkan, salah satunya dengan penggunaan limbah pembakaran batu bara (fly ash) dan serat alami, serat alami yang digunakan pada penelitian ini adalah serat lontar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan serat lontar dan fly ash terhadap kinerja mekanis beton sedang dengan kuat tekan rencana (f’c) 20 MPa. Variasi serat lontar yang digunakan sebesar 0,5%, 2,5% dan 4,5% dengan penambahan fly ash sebesar 7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan fly ash 7% dan serat lontar 0,5%, 2,5% dan 4,5% terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui proses fabrikasi dan pengujian langsung terhadap benda uji di laboratorium, diikuti dengan pencatatan hasil secara komprehensif. Data primer yang diuji meliputi hasil pengujian karakteristik material penyusun, seperti agregat kasar, agregat halus dan semen, untuk hasil pengujian mekanis berupa kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Seluruh data yang diperoleh dari pengujian fisis sampel di laboratorium tersebut selanjutnya dioleh dan dianalisis sesuai pada pedoman serta standar teknis yang berlaku. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash 7% tanpa serat menghasilkan kuat tekan sebesar 26,21 MPa dan kuat tarik belah 2,48 MPa. Penambahan serat lontar tanpa fly ash pada variasi 0,5% menghasilkan kuat tekan mencapai 25,48 MPa. Namun, hasil optimal diperoleh pada variasi kombinasi serat lontar 0,5% + fly ash 7% yang menghasilkan kuat tekan 24,69 MPa hampir setara dengan beton normal dan nilai kuat tarik belah tertinggi sebesar 2,68 MPa. Pada variasi rendah, serat lontar efektif berfungsi sebagai jembatan mikro yang menahan perambatan retak. Namun Sebaliknya, penambahan serat dalam persentase tinggi yaitu 2,5% dan 4,5% menyebabkan penurunan drastis pada kedua parameter uji, dengan nilai kuat tekan terendah 7,30, nilai ini tidak memenuhi kriteria spesimen karena di bawah batas minimum fc’ kurang dari 3,5 MPa dari mutu rencana 20 MPa. Selain itu, pada variasi serat 4,5 rasio kuat tarik belah menurun drastis hingga 0,69 MPa atau setara dengan rentang beton kisaran 9% hingga 15%. Penurunan signifikan ini mengindikasikan bahwa kelebihan serat organik juga dapat meningkatkan porositas dan merusak ikatan agregat dalam pasta semen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Beton, fly ash,serat lontar, kuat tekan, kuat tarik belah
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Sipil
Depositing User: Fransiska Adinda Bengan Tokan
Date Deposited: 03 Mar 2026 00:47
Last Modified: 03 Mar 2026 00:47
URI: http://repositori.unwira.ac.id/id/eprint/23726

Actions (login required)

View Item View Item