Hambatan-hambatan Penyelidikan terhadap Kasus Penembakan Elkana Konis pada Polres Kabupaten Kupang

NAIF, Maria Yovita (2024) Hambatan-hambatan Penyelidikan terhadap Kasus Penembakan Elkana Konis pada Polres Kabupaten Kupang. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (868kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (593kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (767kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (544kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (579kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (419kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA DAN SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI.pdf

Download (681kB)

Abstract

Pada saat ini kejahatan semakin beragam dan terus berkembang di dalam kehidupan masyarakat. Bukan saja pada masyarakat yang sudah maju, namun juga terdapat pada masyarakat yang sedang berkembang. Kejahatan timbul sejak manusia ada dan akan selalu ada selama manusia hidup dan mendiami dunia ini. Secara nasional kasus penembakan mencapai 440 peristiwa yang terjadi di Indonesia pada akhir tahun 2022 hingga 2023 berdasarkan data Bareskrim Polri. Penembakan adalah tindakan menembakan suatu senapan atau proyektil lain seperti panah atau sling. Sebagaimana di atur dalam UU NO. 12 TAHUN 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api, berdasarkan data pra penelitian yang di dapat bahwa terdapat satu kasus penembakan dengan korban Elkana Konis, dan kasus tersebut belum berhasil di lakukan penyelidikan hal ini mendorong penulis untuk melakukan penelitian judul hambatan hambatam penyelidikan terhadap kasus penembakan Elkana Konis pada Polres Kabupaten Kupang. Metode, yang di gunakan oleh penulis adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, fokus penelitian adalah Hambatan hambatan penyelidikan terhadap kasus penembakan, lokasi penelitian di wilayah Polres kabupaten Kupang. Responden yang di gunakan oleh peneliti yaitu: 3 orang penyelidik. Hasil penelitian yang di peroleh adalah 3 faktor utama yang menjadi penghambat dalam penyelidikan kasus penembakan Elkana Konis. Yaitu yang pertama karena faktor aparat penegak Hukum yakni kurangnya koordinasi antara sesama aparat penegak hukum dalam menangani kasus penembakan Elkana Konis. yang kedua faktor sarana dan fasilitas yakni belum adanya lab forensik dan yang ketiga faktor masyarakat yakni dari pihak keluarga menolak untuk di lakukan autopsi ulang sehingga aparat penyelidik mengalami kesulitan untuk menangani kasus penembakan Elkana Konis tersebut. Kesimpulan, faktor faktor penghambat terhadap penyelidikan kasus penembakan Elkana Konis adalah faktor aparat penegak hukum, faktor sarana/fasilitas dan faktor masyarakat. saran dari penulis, faktor aparat penegak hukum, .Pihak kepolisian polres kabupaten kupang lebih meningkatkan kinerja yang lebih efisien lagi dalam menangani kasus penembakan Elkana Konis. Faktor masyarakat masyarakat setempat lebih konsisten dan bekerja sama dengan membantu aparat kepolisian dalam menangani dan menyelesaikan kasus penembakan Elkana Konis tersebut. faktor sarana/ fasilitas, pihak kepolisian harus mengadakan lab Forensik agar dapat membantu dalam menganani kasus tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: H Social Sciences > HX Socialism. Communism. Anarchism
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Hukum
Depositing User: Perpustakaan UNWIRA
Date Deposited: 07 Aug 2026 01:51
Last Modified: 07 Aug 2026 01:51
URI: http://repositori.unwira.ac.id/id/eprint/24874

Actions (login required)

View Item View Item